Rabu, 13 Maret 2013

Think like Detective, pecahkan kasus ini

Halo selamat pagi Detective (karena nulisnya subuh...hehehe)
Mulai hari ini di Detektif Maya ada menu baru yaitu menu "Think like Detective" dimana dimenu ini para Detektif yang berkunjung di Detektif Maya akan diajak untuk berpikir layaknya seorang Detektif dalam memecahkan sebuah kasus.

Kasus-kasus yang diangkat disini hanyalah kasus fiktif dan bertujuan hanya untuk having fun sambil meres otak....

Oke Detective, are you ready...?

Simak baik-baik kasusnya

"Suatu hari telah terjadi sebuah Pembunuhan terhadap seorang wanita setengah baya di sebuah gang yang sempit serta sepi, Polisi sudah mulai berdatangan dan mencari saksi serta melakukan olah TKP untuk mencari petunjuk yang akan mengarah kepada siapa Pelaku pembunuhan tersebut.

Lalu datanglah seorang Detektif yang memang terkenal handal, cerdas dan pandai dalam menganalisa serta memecahkan sebuah kasus.

Tak lama kemudian sang Detektif Handal tersebut menemukan sebuah perangkat telepon genggam dari dalam tas korban, lalu setelah diperiksa dibuku kontaknya ternyata ada sebuah kontak yang diberi nama "My Husband". Tak menyia-nyiakan waktu maka sang Detektif langsung saja menghubungi nomor telepon tersebut melalui Telepon genggam sang korban, lalu terjadilah percakapan seperti ini :

Detektif : "Halo..."
Suami : "Halo, istriku, kamu dimana sayang?"
Detektif : "Maaf pak saya Detektif yang menangani kasus yang sedang dialami oleh Istri Bapak"
Suami : "Ada apa dengan Istri saya?"
Detektif : "Maaf Pak, dengan sangat menyesal saya kabarkan bahwa Istri Bapak telah tewas terbunuh"
Suami : "Apaaaaa....?"
Detektif : "Iya pak, maafkan kami, jika Bapak ada waktu kami mohon untuk segera datang ke tempat kejadian perkara sekarang juga"
Suami : "Oke Pak, saya kesana sekarang juga"

Lalu pembicaraan tersebut diakhiri oleh sang Detektif, dan selang tak beberapa lama kemudian Sang Suami Korban datang ke TKP, Namun Sang Detektif langsung berteriak kepada khalayak ramai seperti ini : "Dia Pelakunya, tangkap suami korban ini sekarang juga..!"

Pertanyaannya adalah, mengapa Detektif bisa langsung memutuskan bahwa pelaku pembunuhan sebenarnya adalah justru suami korban?

Oke Detektif-detektif, silahkan pecahkan kasus ini, jika kamu bisa menjawab dengan benar dan tepat maka kamu layak dinobatkan sebagai Detektif Maya yang berIQ diatas rata-rata Detektif-detektif lain. Silahkan pecahkan kasus ini dengan berkomentar di kolom komentar di bawah postingan ini

Biar lebih seru, copas link ini distatus FB atau Twitter kamu, Tunjukan bahwa IQ kamu jauh lebih tinggi nilainya ketimbang Detektif-Detektif lain di Facebook atau di Twitter kamu, ini Linknya : http://www.detektifmaya.com/2013/03/think-like-detective-pecahkan-kasus-ini.html

INGAT....!!!! Solusi aman bertransaksi biar tidak tertipu adalah dengan menggunakan Jasa Rekber, apa itu Rekber? KLIK DISINI

23 komentar:

  1. terlalu mudah ditebak mas brow, alibi kalo suami disimpulkan dari percakapan telepon yang dilakukan suami langsung tahu ada sesuatu yang menimpa istri, ini dilihat dari kalimat suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan gegabah menyimpulkan, Anda adalah seorang Detektif yang harus berpikiran cepat dan tepat, Pikirin lagi jawabannya....!

      Hapus
    2. benar logikanya, gak disebut alamat aja suami langsung sampai ke TKP

      Hapus
  2. Karena si suami bisa ke TKP tanpa diberitahu lokasinya

    BalasHapus
  3. kalo menurut hemat saya , karena di dalam hp kontak istrinya hanya ada 1 no yaitu my husband dengan kata lain sang istri tidak pernah berhubungan dengan siapa2 kecuali dengan suaminya,sang detektif pun langung bisa mengetahui siapa pembunuhnya,dikarenakan sang istri memang bisa dikatakan pribadi yang tertutup dan hanya mau berhubungan dengan suaminya

    BalasHapus
  4. suaminya langsung tahu tempat kejadian perkara padahal sang detektif tidak memberitahukan alamatnya. jadi suami itu pelakunya

    BalasHapus
  5. detektif kasih tahu tkp
    tapi gak kasih tahu alamatnya
    tapi si suami bisa tahu tempatnya

    BalasHapus
  6. Menurut saya suaminya memang adalah pelakunya karna Sang detektif bilang kepada sang suami korban, mohon segera ketempat perkara,padhal sang detektif belum mengatakan alamatnya kepada sang suami korban, tiba-tiba saja dia mengatakan Oke pak,saya kesana sekarang juga...

    padahal percakapan pertamanya sang suami korban bilang ``Hai,istriku,kamu dimana sayang..?`` bearti dia hanya pura-pira tidak tahu...
    jadi kesimpulannya suaminya adlah pelakunya dan istri mungkin sengaja di kontak Hp nya hanya suami supaya menjadi bukti agar Polisi mengetahui siapa pelakunya/..

    BalasHapus
  7. Mantabssss analisa agan2 sekalian, Thanks (Mr. i)

    BalasHapus
  8. menurut ane sih karena cuman ada tiga tokoh utama di kasus itu... yaitu korban,detektive,dan suami korban ... jadi pelakunya kalo k detektiv ya suami korban .... sory kalo guyon gan .... he he he

    BalasHapus
  9. Karena suaminya bisa langsung tau TKP padahal ga dikasitau ma Detektifnya

    BalasHapus
  10. apa apa aja ...klu aku sih pasti suami dia ...karna dia sepeti tahu apa yang terjai sama isteri dia ... klu orang biasa,pasti ngak bilang 'hai sayang,kamu di mna ? ...pasti suami mesti mulakan hai syang....kok terus aja bilang kmu mna syg ? ...weird !! .... ...iya ...pasti dia la ...malah tau tempat nyaa ...so weird ! ...hehe ...

    BalasHapus
  11. karena sang suami menuju ke tkp tanpa memberi alamat tkp nya itulah sebab nya sang suami langsung di tuduh sebagai pelaku by;detektive robby

    BalasHapus
  12. kenapa "halo dimana sayang?" bukankah seharusnya "halo, ada apa sayang?"
    detektif nya pinter juga langsung disuruh ke tkp gitu, hahahahahahah

    BalasHapus
  13. sang suami disini langsung pergi ke tempat TKP tanpa diberitahu bahwa lokasinya dimana

    BalasHapus
  14. Ada 3 alasan dalam kasus ini yang membuat saya curiga:
    1. Jelas yang menelpon bersuara laki laki kenapa berkata sayang? Apa sang suami tidak mengetahui suara istri?
    2. Kenapa sang suami langsung menanyakan dimana? Padahal kalau percakapan lewat telepon pasti jawabnya "halo sayang, ada apa?" mungkin pelaku sudah mengetahui yang mengangkat itu polisi/detektif.
    3. Inilah alasan yang paling pasti. Kenapa sang suami tidak menanyakan tempat kejadian perkaranya? Dan kenapa dia bisa langsung tahu tempat isrinya terbunuh? Karena dialah yang membunuh.

    BalasHapus
  15. pelakunya adalah detektif.alasannya:
    1.Polisi sudah mulai berdatangan dan mencari saksi serta melakukan olah TKP untuk mencari petunjuk yang akan mengarah kepada siapa Pelaku pembunuhan tersebut.(mustahil melewatkan tas yg seharusnya hal pertama kali dilihat polisi/terkecuali hp tersebut diambil detektif kmudian ditaruh kembali).
    2.Suatu hari telah terjadi sebuah Pembunuhan terhadap seorang wanita setengah baya di sebuah gang yang sempit serta sepi,(ngpain coba si korban disna,mungkin memang ada janji temu didekat gang itu dg seseorang,kemudian saat melintasi gang tsb di dikuti dan dibunuh oleh pelaku).
    2.motif pembunuhan dan pelaku adalah si dedetektif adlh pcr/selingkuhan/simpanan si suami yang tidak ingin suami dan korban berbaikan kembali (hal ini berdasarkan kalimat sisuami "Halo, istriku, kamu dimana sayang?". untuk pasangan yang sudah setengah baya umumnya tidak lagi menggunakan kata sayang,kata sayang dlm pengucapan itu menunjukan kalo dia sedang kasmaran kembali) serta memutuskan hub antara suami dan pelaku.
    4.sebagai seorang yang profesional, akan sangat memalukan jika tidak bisa menangkap pelaku yang adalah detektif itu sendiri dan dg pekerjaan sbg detektif itu akan menjadi alibi sempurna tanpa celah.

    BalasHapus
  16. terlalu lemah bro kasusny

    harusnya di kasi alibi lebih banyak..masak ya cuman 3 alibi yg 2 alibi tersebut keterlibatanya tidak mungkin..
    1. Polisi (ga mungkin kan)
    2. Detektif ( 0,1% karena tak ada petunjuk kuat yg menyatakan detektif sebagai tersangkah)
    3. Suami (100%..uda di jelasin no sama orang2 atas ane)

    jika seandainya alibi dan tata cara kemudian jam kematian di buat, dan juga mungkin bukti di TKP..pastinya akan sulit untuk di pecahkan..
    Hanya kritik dan saran

    BalasHapus
  17. ya karena dilihat dri percakapan telepon saja sudah ketauan
    padahal detektif tdk menyebutkan dimana alamatnya

    BalasHapus
  18. Lewat percakapan di atas si detektif mulai curiga karena kenapa si suami korban tidak menanyakan alamat tempat istrinya dibunuh,,,,,,,,, tapi lain halnya jika si suami sudah tau bahwa istrinya dibunuh di gang sempit dan sepi,,,,,,,,,,,,,,,,,, buktipun menjadi semakin jelas karena tidak lama setelah si detektif menelepon si suami langsung datang ke TKP yaitu gang sempit dan sepi yang jarang didatangi orang, karena mana ada orang yang bisa menduga dia dibunuh disana jika bukan pembunuhnya sendiri.

    gimana ? bener ? :D

    BalasHapus
  19. dari percakapan itu...sudahdi ketahui...detektif itu tidak menyebutkan tempat / lokasi kejadian perkara..kenapa suami langsung menuju ke situ..itu bisa di pikir pakek logika...jelas pembunuh'nya sang suami itu sendiri..belum di kasih tahu lokasi TKP langsung aj menuju ke sitiu...suami yg bego

    BalasHapus
  20. suaminya dewa itu...
    1. nanya tempat, tapi udah tau ada dimana
    2. udah tau bakal ditelepon detektif
    3. nyamperin sendiri ke penjara

    ngakak gw baca ceritanya.. awkawkwakaw

    BalasHapus
  21. Suami korban langsung tau dimana lokasi kejadian tanpa diberitaukan sebelumnya oleh detektif . Jelas sekali suami adalah pelakunya .

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan Anda, semoga kontribusi Anda dapat mengedukasi Masyarakat agar bisa berinternet Sehat. Untuk menghindari laporan dan komen yang menjelekan pribadi lain, maka Mr. i akan menyeleksi setiap komentar yang akan dipublikasikan, dan Mr. i tidak menerima komentar dari Anonymous