Kamis, 02 Mei 2013

Praktek perdukunan di dunia maya

Mr. i sering mendapatkan komentar maupun laporan tentang penipuan yang dilakukan oleh Abang666. Modusnya adalah menunjukan tempat pesugihan yang menurut dia "Bagus" untuk melakukan ritual, kira-kira seperti itu yang saya tangkap dari website gratisannya di : http://www.nocturnal70551.blogspot.com/

Diwebsite itu terpampang beberapa orang yg sedang menghitung tumpukan uang yang seolah di klaim milik Abang666, berikut penampakannya :



Nah di poto itu Anda melihat watermark bertuliskan "Abang666" dll, padahal saya mendapati ratusan poto seperti ini diwebsite lain tanpa watermark, artinya poto yg dipajang oleh website Abang666 bisa saya pastikan hasil unduhan dari website lain dan diberikan watermark. (Jika anda mengerti dunia Digital imaging akan mengerti maksud saya ini)

Terlepas dari itu semua itu, mau dia nipu atau nggak, Mr. i hanya mau menampar Anda dengan sebuah pemikiran yang rasional dan sedikit berkhutbah kepada Anda.
Mungkin Mr. i bukanlah ahli agama ataupun ahli ritual, tapi didunia ini mau tidak mau kita diwajibakn untuk percaya bahwa Iblis dan setan itu ada. Ingat, kita hanya diperbolehkan untuk percaya ada namun dilarang untuk bersekutu. Bukankah bagi umat Muslim diharamkan untuk mendatangi peramal, dukun dan orang-orang yang bersekutu dengan Iblis?
Mungkin sekali lagi Abang666 memang mampu mendatangkan uang kepada Anda secara gaib, tapi berpikirlah Rasional sekali lagi, kalau dia bisa mendatangkan uang gaib kenapa gak dia tarik aja sendiri buat dia, tentunya sekarang dia sudah menjadi orang terkaya dimuka bumi ini dan tidak akan menjual jasa menarik uang di internet dengan website GRATISAN.

Semoga dengan tulisan ini ANDA BISA BERPIKIRAN RASIONAL....!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih atas kunjungan Anda, semoga kontribusi Anda dapat mengedukasi Masyarakat agar bisa berinternet Sehat. Untuk menghindari laporan dan komen yang menjelekan pribadi lain, maka Mr. i akan menyeleksi setiap komentar yang akan dipublikasikan, dan Mr. i tidak menerima komentar dari Anonymous